Kasi Intel Kejari Lamandau, Ma’ruf Muzakir, SH menyampaikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Hukum Penanganan Tindak Kekerasan pada anak dan perempuan demi terwujudnya Lamandau JUARA di Balai desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Jumat (25/6/2021).
Kejari Lamandau Beri Sosialisasi Hukum Perlindungan Anak dan Perempuan di Desa Mekar Mulya

Kejaksaan Negeri Lamandau ikut memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Hukum Penanganan Tindak Kekerasan pada anak dan perempuan demi terwujudnya Lamandau JUARA di Balai desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Jumat (25/6/2021).

Dalam agendanya, kegiatan diisi penyampaian materi oleh Peradi (Persatuan Advokat Indonesia), Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Lamandau.

Kasi Intel Kejari Lamandau, Ma’ruf Muzakir, SH menyampaikan bahwa kekerasan pada perempuan anak bisa berupa fisik, psikis, seksual hingga kekerasan dan penelantaran ekonomi.

Kasi Intel Kejari Lamandau, Ma’ruf Muzakir, SH menyampaikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Hukum Penanganan Tindak Kekerasan pada anak dan perempuan demi terwujudnya Lamandau JUARA di Balai desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Jumat (25/6/2021).

Jaksa yang akrap disapa Ma’ruf menegaskan bahwa pelaku kekerasan dalam rumah tangga akan mendapat hukuman yang berat.

Berbagai pasal dapat menjerat pelaku dengan hukuman hingga 15 tahun penjara atau pidana denda. Seperti UU No 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak. UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Menurutnya, tak sedikit kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Lamandau yang berakhir di meja hijau. Kemudian, mendapat tuntutan dan putusan hukuman yang tidak ringan.

Dan, meminta agar korban tidak ragu untuk melapor. “Jangan ragu untuk melapor kepada pihak berwajib agar dapat memberi efek jera kepada pelaku,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta segenap pihak untuk bersama – sama melindungi hak perempuan dan anak.
“Hak asasi ini wajib Dijamin, Dilindungi, dan Dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara,” pungkasnya.

Disampaikannya, masyarakat dapat melapor ke Kejaksaan Negeri Lamandau melalui website resmi kejari Lamandau.

Sementara itu, Kepala Desa Mekar Mulya, Herlangga Triatmaja Hadiwijaya menuturkan bahwa pihaknya mengapreasiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dimana warganya mendapat penyuluhan hukum apabila terjadi tindak kekerasan pada anak dan perempuan.

“Kami dari pemerintah desa menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini. Mari bersama – sama tindak kekerasan pada anak dan perempuan kita cegah bersama,” ucapnya.

Leave a Reply